Pangkalanbaru--Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Bangka Belitung.  Kedatangan tim ini adalah untuk studi banding mengenai capaian  kinerja yang telah dilakukan oleh DPMPTSP Provinsi.

Kepala Bidang Promosi DPMPTSP Kota Palembang Citra, mengungkapkan maksud dari kunjungan yang mereka lakukan.

"Sebelumnya kami mendapatkan informasi bahwa DPMPTSP Provinsi Babel meraih urutan ke tiga se-Indonesia mengenai realiasi investasi terbaik ditahun 2018 . Provinsi Aceh diurutan pertama, Kedua Papua dan ketiga Babel, untuk itu kami ingin mengetahui dan menggali langkah apa yang telah dilakukan dinas ini dalam meraih pencapaian tersebut".Hal tersebut diungkapkan Citra saat mengunjungi DPMPTSP Provinsi pada Kamis (11/07/2019) di Ruang Rapat.

Selain itu Citra beserta tim juga penasaran dengan dijadikannya Bangka Belitung sebagai sepuluh destinasi tujuan wisata baru di Indonesia, informasi itu perlu diketahui karena menurutnya untuk daerahnya sendiri dalam investasi berjalan sangat lamban dan sejauh ini hanya mengandalkan event event yang diselenggarakan dikota mereka saja.

Menanggapi hal tersebut Bondan Sasongko Sekretaris DPMPTSP Provinsi Bangka Belitung menyambut baik kedatangan tamu dari Kota Palembang ini dimana menurutnya dengan adanya kunjungan ini selain ilmu dan informasi yang kita dapat, kita juga bisa dapat menjalin silahtutahmi antar daerah sehingga kita dapat saling berbagi informasi.

" Untuk Bangka Belitung sendiri  Alhamdulillah kita memiliki potensi alam yang luar biasa, untuk sektor unggulan  kita ada tiga sektor  pertama sektor pariwisata, kedua sektor kelautan dan perikanan dan ketiga sektor pertanian". Ungkap Bondan

Adapun upaya yang dilakukan untuk menarik minat investor berupa  program peningkatan perencanaan dan pengembangan iklim penanaman modal yakni studi kelayakan potensi investasi, pemuktahiran data sistem informasi potensi investasi daerah, penyelenggaraan matchmaking daerah, worksop pengembangan usaha daerah, forum komunikasi pemberdayaan usaha daerah, serta penyelenggaraan rapat koordinasi perencanaan dan pelaksanaan penanaman modal daerah.

Lebihlanjut Bondan juga menjelaskan bahwa ada juga program peningkatan promosi penanaman modal seperti penyelenggaraan pamaran investasi, pembuatan bahan promosi dan mengadakan business gathering investment.

" Pada triwulan 1 tahun 2019 ini sektor yang menjadi minat investor untuk berinvestasi di Bangka Belitung berdasarkan realisasi investasi untuk penanaman modal asing lebih cenderung pada tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, industri makanan, listrik gas dan air, hotel dan restoran, sementara untuk penanaman modal dalam negeri lebih diminati pada tanaman pangan, perkebunan dan peternakan,listrik gas dan air, perdagangan dan reparasi, hotel dan restoran dan terakhir pertambangan". ungkap Sekdis DPMPTSP.

Bondan juga menambahkan dalam rangka menarik investor untuk berinvestasi diprovinsi bangka belitung ada beberapa hal yang dilakukan oleh pemerintah provinsi antara lain promosi potensi investasi didalam dan luar negeri, memberikan kemudahan pelayanan perizinan pada PTSP, adanya kemudahan bagi invstor berdasarkan perda nomor 5 tahun 2017 tentang pemberian insentif dan kemudahan berinfestasi.