Pangkalanbaru--Wakil Gubernur, Abdul Fatah melalui peringatan Hari Kartini terus mengingatkan perempuan untuk terus berkarya hal ini merupakan perjuangan yang dilakukan oleh R.A untuk mensejajarkan perempuan dengan laki kaki.
" Bisa kita lihat ditarataran Pemprov Babel sendiri tidak ada perbedaan gender, justru kita fokus melihat bagaimana kemampuan, integritas, dan mampu berkompetisi". Ungkap Wagub, Saat menjadi Pembina Upacara peringatan Hari Kartini di Halaman Kantor Gubernur pada Senin (22/04/2019).
Menurut Wagub, peran perempuan dahulu pun sudah terlihat dengan banyaknya perempuan yang menjadi perawat yang bertugas merawat pejuang yang sedang terluka dimedan perang, sementara saat inipun posisi perempuan banyak yang menduduki kursi strategis seperti Menteri BUMN, Rini Soemarno, hal ini tidak luput dari perjuangan R.A Kartini.
Lebih lanjut saat memberikan amanatnya Wagub juga meminta agar Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk terus meningkatkan perlayanan terbaik untuk masyarakat.
"Kita perlu meningkatkan pelayanan ke masyarakat terutama yang paling Dominan Dinas Pelayanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang saat ini mendapatkan nilai B, bagaimana untuk kedepannya kita terus berinovasi dan beruang untuk meningkatkan nilai menjadi A". Ungkap Wagub
Selain DPMPTSP Abdul Fatah juga menyinggung kinerja dari Bakuda Provinsi Bangka Belitung yang berkaitan dengan UPTD Samsat Kota Pangkalpinang yang bergerak maju dengan performa kinerja yang sempurna, untuk itu Kepala Bakuda diharapkan dapat terus menularkan kinerja UPTD Samsat Pangkalpinang ke UPTD daerah lainnya.
Selain membahas pelayanan yang ada di DPMPTSP dan Bakuda, Wagub juga membahas Rumah Sakit Provinsi yang dianggap sudah sangat bagus dengan pelayanan yang memadai untuk masyarakat.
Upacara Bendera ini diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan khidmat dan yang menjadi petugas upacara sendiri yakni dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.