PANGKALPINANG—Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP) Babel belum lama ini menggelar pertemuan yang mengangkat persoalan Kemitraan Usaha Dalam Negeri Tahun 2018, yakni Peningkatan Kemandirian Ekonomi UKM Melalui Kemitraan Usaha Nasional.
Kegiatan yang digelar di Ruang Tanjung Kelayang Hotel Santika itu diikuti oleh para pelaku UKM di Kepulauan Bangka Belitung.
Acara dibuka oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syafitri yang diawali dengan Laporan Ketua Panitia dan Sambutan Direktur Pemberdayaan Dunia Usaha BKPM RI.
Kemudian dilanjutkan dengan paparan dan tanya jawab dengan moderator Wahyudi Himawan (Widyaiswara BKPSDM Bangka Belitung). Sedangkan paparan dalam kegiatan ini disampaikan oleh Bagus Manik Aji (BKPM RI), Elfiyena (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepulauan Bangka Belitung), Arif Budiman (BRI Cabang Pangkalpinang) dan Isnawaty Hadi (Pengusaha UMKM).
Dalam paparannya Bagus Manik Aji (BKPM RI) antara lain menyatakan, pertumbuhan GDP Indonesia diharapkan pada tahun 2018 meningkat menjadi 5,4 persen.
“Di BKPM telah dilaksanakan reformasi pelayanan investasi diantaranya layanan tiga jam dan KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi). Saat ini proses perizinan dilaksanakan secara online,” ujar Bagus.
Sedangkan Elfiyena selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel menuturkan tentang kondisi kekinian seperti pergeseran sumber daya ekonomi menjadi knowledge based economy, SDM dan Iptek didayagunakan dalam sektor produktif, Inovasi yang menuntut kemitraan sinergis.