Wujudkan Iklim Ekonomi Yang Kondusif DPMPTSP Dorong Usaha Besar Bermitra Dengan UMKM

Pangkalpinang--Dalam rangka mewujudkan iklim ekonomi yang kondusif dengan tujuan kesejahteraan masyarakat, Bidang Penanaman Modal DPMPTSP mempunyai peran penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, S Pd.,MM untuk mencapai pertumbuhan tersebut dalam meningkatkan iklim penananam modal dapat dilihat dengan semakin meningkatnya realisasi investasi baik PMDN maupun PMA.

"Realisasi investasi pada triwulan ke II (Januari hingga Juni) tahun 2022,dalam kurun waktu enam bulan sebesar Rp.4,422 triliun dengan total 664 proyek dengan rincian investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp.3,264 triliun dengan 596 proyek, dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 1,5 triliun dengan 58 proyek ." Ungkap Kadis DPMPTSP saat acara Forum Komunikasi Pemberdayaan Usaha Daerah Tahun 2022 di Fox Haris pada Selasa (26/07/2022).

Meningkatnya realisasi investasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan akan berkontribusi positif terhadap peluang lapangan kerja bagi masyarakat Bangka Belitung.

Sementara menurut Kepala Bidang Perekonomian dan SDA Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Andi Yusfani menjelaskan saai ini UMKM memiliki kontribusi yang besar dalam pertumbuhan ekonomi, kontribusi yang besar dalam pertumbuhan ekonomi ini dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja.

"Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, UMKM yang menjalin kemitraan sebanyak 7,31 persen ".Ungkap Andi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Khusnul Khotimah, Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penyuluhan Kementerian Investasi/BKPM RI menjelaskan UMKM memiliki kontribusi yang besar dalam perekonomian nasional, tecatat dari total unit usaha di Indonesia hampir 99,9 persen usaha di Indonesia adalah UMKM dengan 61,07 persen mayoritas berada di usaha mikro penyumbang PDB Indonesia, dan daru 133 juta angkatan kerja Indonenesia bekerja di sektor UMKM baik formal maupun Informal. Ungkapnya.

 

Penulis: 
Evani (Pranata Humas)
Sumber: 
DPMPTSP